OncoCare Cancer Centre

Oncocare Logo 2-08
OncoCare

Our Blog

KANKER PANKREAS
KANKER PANKREAS

Pengantar

Meskipun termasuk jarang, kanker pankreas adalah penyebab kematian akibat kanker tertinggi ke-5 di Singapura dan merupakan salah satu dari 10 kanker paling mematikan di dunia. Ada beberapa jenis kanker pankreas. Sebagian besar di antaranya mempengaruhi bagian pankreas yang menghasilkan enzim. Ini dikenal sebagai karsinoma duktal pankreas. Pankreas juga memiliki sel-sel pembuat hormon (misalnya sel islet yang menghasilkan insulin). Kanker dapat muncul di sel-sel ini dan dikenal sebagai tumor neuroendokrin (NET). Artikel ini mencakup karsinoma duktal pankreas yang lebih umum terjadi.

Faktor risiko

Seringkali tidak ada faktor risiko yang teridentifikasi, tetapi hal-hal berikut ini dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker pankreas.

  • Merokok
  • Diabetes mellitus
  • Obesitas
  • Tingginya asupan minuman manis
  • Pankreatitis kronis atau radang pankreas

Riwayat kanker yang kuat dalam keluarga, termasuk riwayat kanker payudara dan kanker ovarium, kanker usus besar, kanker lambung, mungkin terkait dengan peningkatan risiko kanker pankreas melalui gen.

Tanda dan gejala

Banyak pasien dengan kanker pankreas tidak memiliki gejala apa pun, dan gejala seringkali baru muncul pada stadium lanjut.

Tanda dan gejala umum untuk kanker pankreas adalah:

  • Penyakit kuning, atau menguningnya mata dan kulit
  • Sakit punggung
  • Sakit perut
  • Penurunan berat badan
  • Sering diare

Pemeriksaan Fisik

Diagnosis kanker pankreas dibuat berdasarkan pencitraan awal dengan CT scan atau MRI, yang diikuti dengan biopsi tumor oleh spesialis kanker pankreas atau tim perawatan kanker. Di Singapura, ini dapat dilakukan dengan endoskopi yang dipandu oleh USG (EUS) yang dilakukan tanpa operasi untuk sebagian besar pasien. Cara lainnya adalah dengan biopsi dengan jarum melalui kulit jika telah terjadi penyebaran ke organ lain seperti hati. Jika tumor menyebabkan perubahan warna kulit menjadi kuning akibat terhalangnya aliran empedu, stent dapat juga ditempatkan untuk meringankan obstruksi.

Penanda tumor, biasanya CA 19-9, dapat membantu dalam diagnosis dan tindak lanjut pengobatan.

Pengobatan

Kanker pankreas stadium awal memiliki peluang untuk disembuhkan dengan operasi. Keahlian tim spesialis pankreas dalam mengelola kanker pankreas adalah penting. Pencitraan dengan MRI dan konsultasi dengan ahli bedah hepatobilier berpengalaman, ahli radiologi, ahli onkologi medis dapat membantu perencanaan pengobatan yang optimal.

Karena kanker ini seringkali tidak menimbulkan gejala dan bersifat agresif, secara umum hanya 15% hingga 20% pasien yang dapat dioperasi ketika mereka didiagnosis. Sebagian besar pasien mengalami kambuh jika pengobatan dilakukan hanya dengan operasi saja. Kemoterapi yang diberikan sebelum atau sesudah operasi telah terbukti mengurangi risiko kambuh dan meningkatkan peluang untuk sembuh.

Kanker pankreas stadium lanjut umumnya diobati dengan kemoterapi paliatif. Dengan tersedianya obat-obatan kemoterapi baru yang telah disetujui, kelangsungan hidup rata-rata pada pasien dengan kanker pankreas stadium lanjut telah meningkat 2 kali lipat selama 10 tahun terakhir ini dengan pengobatan yang tepat. Kemoterapi juga telah terbukti mengurangi gejala.

Obat-obatan yang dapat digunakan di antaranya 5-fluorouracil (5-FU), Oxaliplatin, Leucovorin (asam folinic), Irinotecan, Gemcitabine, nab-Paclitaxel (Abraxane), Cisplatin, TS-One, dan Capecitabine (Xeloda).

Di OncoCare Cancer Centre, Singapura, kami tahu bahwa menjadwalkan pemeriksaan dan perawatan adalah penting dan genting. Pemindaian dan pemeriksaan stadium bagi pasien kami, baik lokal maupun internasional, dapat selesai dilakukan dalam 1 hingga 2 hari kerja.

 

Ditulis oleh:

Dr Thomas Soh
MBBS (Singapura)
MRCP (Inggris)