Perawatan yang disesuaikan secara pribadi, dirancang untuk melawan kanker sekaligus meminimalkan efek samping.
Kanker mulut dan lidah merupakan sekelompok kanker yang berkembang di rongga mulut, termasuk lidah, dasar gusi, dan bagian dalam pipi. Sebagian besar merupakan karsinoma sel skuamosa yang berasal dari lapisan dalam mulut. Kanker-kanker ini sering ditandai dengan adanya luka yang tidak kunjung sembuh, benjolan, atau bercak merah atau putih yang menetap. Kanker-kanker ini diklasifikasikan sebagai bagian dari kanker kepala dan leher.
Kanker mulut dan lidah lebih jarang terjadi di Singapura dibandingkan dengan jenis kanker utama seperti kanker payudara, kanker kolorektal, dan kanker paru-paru. Sumber-sumber lokal memperkirakan terdapat sekitar 250 kasus baru kanker mulut setiap tahun, dengan kanker lidah hanya mencakup sebagian kecil dari jumlah tersebut.
Gejala kanker mulut dan lidah umumnya meliputi luka atau borok yang tidak kunjung sembuh, bercak merah atau putih, benjolan yang tidak diketahui penyebabnya , pembengkakan leher, nyeri yang terus-menerus, serta kesulitan menelan atau menggerakkan lidah. Gejala-gejalaini , terutama yang tidak sembuh atau membaik dalam waktu 2–3 minggu, juga dapat mencakup gigi yang goyah, nyeri telinga yang terus-menerus, atau mati rasa.
Kanker mulut dan lidah didiagnosis melalui kombinasi biopsi dan pemeriksaan pencitraan. Deteksi dini sangat penting, terutama untuk luka atau bercak di dalam mulut yang tidak sembuh dalam waktu 2–3 minggu.
Seorang dokter akan memeriksa mulut, lidah, dan leher untuk mendeteksi adanya luka yang tidak kunjung sembuh, benjolan, bercak merah atau putih, atau pembengkakan pada kelenjar getah bening di sekitarnya. Jika ditemukan area yang tidak normal, akan dilakukan pemeriksaan lanjutan.
Biopsi diperlukan untuk memastikan adanya kanker mulut atau lidah. Selama prosedur ini, sampel jaringan kecil diambil dari area yang mencurigakan dan diperiksa di bawah mikroskop untuk menentukan apakah terdapat sel kanker. Ini adalah satu-satunya cara untuk menegakkan diagnosis yang pasti.
Jika kanker telah dipastikan, pemeriksaan pencitraan membantu menentukan stadium kanker dan apakah kanker tersebut telah menyebar. Pemeriksaan tersebut antara lain:
Dalam beberapa kasus, kamera kecil yang fleksibel (endoskop) mungkin digunakan untuk memeriksa bagian tenggorokan yang lebih dalam serta struktur di sekitarnya. Hal ini membantu dokter menilai sejauh mana penyebaran kanker dan merencanakan pengobatan.
Kanker mulut dan lidah diklasifikasikan berdasarkan stadium untuk menggambarkan ukuran dan luasnya tumor, apakah kelenjar getah bening di sekitarnya terlibat, serta apakah kanker telah menyebar ke bagian tubuh lainnya. Para dokter menggunakan sistem stadium yang diakui secara internasional sistem stadium TNM (Tumor, Kelenjar Getah Bening, Metastasis) untuk menentukan stadiumnya. Penentuan stadium membantu dalam menentukan keputusan pengobatan dan prognosis.
Sel-sel abnormal tersebut terbatas pada lapisan permukaan mulut atau lidah dan belum menyebar ke jaringan yang lebih dalam.
Tumor tersebut berukuran kecil (dimensi terbesarnya 2 cm atau kurang) dan belum menyebar ke kelenjar getah bening atau organ-organ yang jauh.
Ukuran tumornya lebih besar dari 2 cm tetapi tidak lebih dari 4 cm, tanpa penyebaran ke kelenjar getah bening regional atau ke bagian tubuh yang jauh.
Tumor tersebut mungkin berukuran lebih dari 4 cm, dan/atau kanker telah menyebar ke satu kelenjar getah bening terdekat di sisi leher yang sama.
Penyakit stadium IV menandakan kanker yang sudah lebih lanjut dan dapat mencakup satu atau lebih dari hal-hal berikut:
Pengobatan kanker mulut dan lidah bergantung pada stadium, lokasi tumor yang tepat, serta kondisi kesehatan secara keseluruhan dan preferensi pasien. Rencana perawatan biasanya disusun oleh tim multidisiplin yang berpengalaman dalam menangani kanker kepala dan leher.
Di OncoCare Singapore, tim multidisiplin kami terdiri dari ahli onkologi medis yang berspesialisasi dalam kanker saluran pencernaan dan hati-empedu, ahli bedah hati yang berpengalaman dalam prosedur canggih dan invasif minimal, ahli onkologi radiasi, ahli radiologi, ahli patologi, perawat onkologi, ahli gizi, serta konselor psiko-onkologi. Bersama-sama, mereka merancang rencana pengobatan yang disesuaikan secara individual untuk setiap pasien.
Jika Anda memiliki faktor risiko atau gejala yang mungkin mengindikasikan kanker hati, sangat penting untuk segera berkonsultasi dengan para spesialis kami. Diagnosis yang tepat waktu memberikan peluang terbaik untuk pengobatan yang efektif dan hasil yang lebih baik.